Home / Pendidikan / Hadist Tentang Ikhlas Beramal

Hadist Tentang Ikhlas Beramal

hadist tentang ikhlas beramal

Hadist tentang ikhlas beramal penting dan harus diketahui oleh semua orang islam, karena hadist ikhlas ini erat kaitannya dengan di terima atau tidaknya amalan kita, jangan sampai kita sudah bercapek-capek dalam beramal ternyata sia-sia karena tidak mendapatkan pahala yang di harapkan, bahkan bukan hanya tidak mendapat pahala tapi malah mendapatkan dosa.

Lihat bagaimana fatalnya amalan yang tidak di sertai dengan keikhlasan ini, bukannya pahala yang di dapat tapi malahan dosa yang di terima, inilah kenapa didalam kitab hadist kebanyakan ulama menuliskan bab ikhlasini pada awal bahasannya, seperti kitab hadits Arbain An Nawawi Rahimahullah, dan kitab sahih al bukhari, semuanya dimulai dengan bab ikhlas.

Apa Sih Arti Ikhlas?

Ngomong-ngomong tentang hadist ikhlas,sebenarnya kita tahu tidak, apa itu makna dari ikhlas, jangan-jangan kita masih belum paham apa yang di maksud dengan ikhlas.

Ikhlas adalah niat kita melakukan apapun karena ALLAH Azza Wajallaa, dan ini harus murni 100 persen semuanya karena ALLAH Azza Wajallaa saja, jika kita melakukan sesutu karena ALLAH 99% dan yang 1% karena ingin dipuji, maka ini belum di namakan ikhlas.

Sepertinya sulit sekali untuk ikhlas, harus benar benar 100%, sedangkan hati kita pasti secara fitrah suka dengan pujian, apakah memang benar sulit seperti itu. Ya benar memang untuk berbuat ikhlas sangat sulit, kita harus belajar dan belajar lagi di setiap amal untuk berbuat ikhlas.

Dan para ulamapun tidak berani mengklaim bahwa dirinya ikhlas, karena perkara ini adalah perkara besar yang sangat berat.

Semua Amalan Tergantung Niatnya

Niat disini adalah tujuan dalam melakukan sesuatu amalan, kalau tujuan kita dalam beribadah untuk mendapatkan harta atau wanita, maka yang akan kita dapatkan adalah harta atau wanita tersebut sesuai dengan yang di niatkan, tapi tidak akan mendapatkan pahala dari ALLAH Azza Wa Jallaa, seperti hadist ikhlas yang sudah masyur di tengah masyarakat kita tentang niat sahabat yang hijrah.

Beribadah dengan niat ingin di puji dalam istilah agama islam dikenaldengan riya, maka ini yang berbahaya, karena ini termasuk syirik kecil yang pelakunya mendapatkan dosa, dan pasti amalan yang diiniatkan tersebut tidak akan mendapatan pahala.

Tapi sungguh Allah Subhana Huwataala tidak membebani hambanya lebih dari kemampuannya, sehingga yang perlu kita lakukan untuk perkara ikhlas ini adalah kita terus belajar secara sungguh-sungguh dalam setiap amalan ikhlas karena ALLAH saja. Untuk hasilnya kita serahkan kepada yang maha kuasa saja.

Semoga kita termasuk orang yang mudah untuk melakukan amalan dengan ikhlas karena ALLAH Subhana Huwataala. Disarikan dari website islami pena ungu.

About Pher jaya

Check Also

Contoh Kalimat Komplek Hipotaktik dan Parataktik

Kalimat adalah serangkaian kata yang menunjukkan makna. Kalimat itu sendiri terdiri dari beberapa struktur seperti …