Home / Uncategorized / Sabut Kelapa Untuk Aglaonema Dan Cara Merawatnya

Sabut Kelapa Untuk Aglaonema Dan Cara Merawatnya

 Tanaman aglaonema saat ini menjadi salah satu tanaman yang banyak digemari dan dijadikan salah satu koleksi tanaman dirumah. Dan ada solusi yang mengatakan bahwa sabut kelapa untuk aglaonema sangat baik untuk pertumbuhannya. 

Aglaonema

Aglaonema merupakan tanaman hias dari jenis yang paling beragam. Tak heran jika banyak pembudidaya terus membuat budidaya jenis aglaonema yang baru dan lebih menarik dari sebelumnya.

Terkadang strain baru ini sehat dan kuat. Terkadang mereka kesulitan menemukan mutasi yang tepat dan mereka berhenti mengembangkannya.

Sabut Kelapa Untuk Aglaonema

Cocopeat atau serbuk sabut kelapa atau bahan organik alternatif untuk media tanam. Kelapa Kelapa sebaiknya digunakan untuk daerah dengan sedikit curah hujan.

Sebagian besar air hujan dapat menyebabkan media pertumbuhan ini membusuk dan menjadi sumber penyakit. Untuk mengatasi pembusukan, batok kelapa direndam dalam larutan fungisida.

Kelebihan Serbuk Sabut Kelapa Untuk Aglaonema

Kelebihan kelapa sebagai media tanam terletak pada khasiatnya yang dapat mengikat dan menyimpan banyak air serta mengandung unsur hara penting seperti kalsium (Ca), magnesium (Mg), kalium (K), natrium (mengandung). N) dan fosfor (P). .

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Untuk Merawat Aglaonema

1. Media Tanam Pohon Sri Kebahagiaan

Tanaman hias dengan akar halus seperti aglaonema membutuhkan media gembur dan keropos karena tidak menyukai genangan air. Untuk melakukan ini, media harus dicampur dengan crumbler.

“Untuk tanaman lunak dari famili Araceae, pilih pelembut kain yang kepadatannya rendah. Misalnya sekam padi mentah atau bakar, humus andam, pakis cincang atau kulit pohon yang patah,” kata Dr. Purbo Djojokusumo, seorang penghobi di Jakarta Barat.

2. Perbanyakan Aglaonema Menggunakan Stek Mini

Mantan Kepala Unit Gawat Darurat RS Husada ini menggunakan campuran batok kelapa (50%), batok bakar (40%), dan pupuk kandang (10%). Penggunaan kulit mentah tidak disarankan karena mudah terserang jamur.

Selama cukup makro dan mikronutrien yang ditambahkan ke dalam pupuk, tidak harus dicampur dengan media seperti tanah. Batok kelapa yang dipotong halus digunakan di kebun Pramote Rojruangsang di Bangkok, Thailand. Kadang ditambahkan arang.

Purbo mengingatkan, kelapa yang digunakan harus steril dengan cara dikukus. Dengan cara ini, kandungan tanin akan hilang yang dapat meracuni tanaman. Selain itu, keasamannya yang rendah membuatnya tidak cocok untuk pertumbuhan tanaman. Jadi tambahkan dolomit sebelum dikukus. Kelapa-kelapa siap pakai dengan menambahkan makro dan mikronutrien, minimal untuk kebutuhan tanaman selama 3 bulan.

3. Memilih Pupuk Yang Tepat

Pupuk kimia disemprotkan seminggu sekali dengan dosis encer 1 cm³ per 2 liter air. Saran untuk menjaga kesuburan aglaonema kamu harus memilih pupuk kimia dengan komposisi seimbang seperti Growmore, Vitabloom dan Gandasil.

Anda juga bisa menggunakan dosis 1 ml per liter air, namun frekuensi pemberiannya setiap 2 minggu sekali. Pertama, pupuk dengan Gembor dituangkan ke dalam media dan tanaman Sri Fortune disiram. Sisa pupuk disemprot dengan penyemprot, terutama di bagian bawah daun karena 75% stomata ada.

Selain pupuk, semprot juga 2-3 tetes Metallit dan 2-3 tetes Atonic per liter air dan 1 ml vitamin B1 per 2 liter air. Metalit mencerahkan warna, Atonic memperkaya zat mikro, sedangkan Vitamin BI meningkatkan pertumbuhan.

Anda juga bisa menambahkan hormon pertumbuhan seperti Novelgro atau Hobsanol. Hasilnya adalah jumlah klorofil terutama pada tanaman variegata meningkat, pertumbuhan daun lebih cepat, dan ukuran daun lebih besar. Hormon pertumbuhan diberikan 2 kali seminggu dengan dosis 1 ml per 2 liter air.

4. Pestisida

Hambatan untuk mengobati aglaonema di area panas termasuk kutu putih. Semprotkan larutan dengan pestisida seminggu sekali. Gunakan minimal 4 merk seperti Supracide, Basudin, dan Bulldog secara bergantian agar hama tidak kebal. Dosis 1 cm³ per liter.

Setelah penyemprotan, bersihkan tiap daun dengan lidi yang dibungkus kapas. Jika Anda menyemprot dengan insektisida A, bersihkan dengan merek B. Kutu makanan jarang ditemukan di tempat yang dingin. Bahkan jika terjadi serangan, pengendaliannya sangat mudah dengan insektisida alami.

5. Percikan

Hal lain yang sangat penting dalam perawatan Aglaonema adalah tanaman ini membutuhkan air tetapi tidak menyukai genangan air. Pengairan bisa dilakukan bersamaan dengan pemupukan. Oleskan kabut semprot pada sore hari pada hari ke-2 dan ke-3. Pada musim kemarau 2 kali sehari. Ini mencegah daun terbakar. Di Thailand, frekuensi fogging dalam cuaca panas mencapai 4-5 kali sehari. Pengaturan cahaya

Aglaonema membutuhkan sekitar 30% cahaya. Gunakan jaring pelindung 70% untuk mencegah sinar matahari. Untuk pemeliharaan di daerah tropis, jaring bayangan dipasang di atas plastik yang berisi air.

Demikian pembahasan mengenai Sabut Kelapa Untuk Aglaonema. Jadi sabut kelapa tidak hanya dijadikan kerajinan. Bahkan sekarang banyak berbisnis dengan hasil olahan sabut kelapa seperti jual cocomesh, cocopot, cocosheet,cocopeat. Semoga bermanfaat.

About Pher jaya

Check Also

Mengenal Apa Itu X / Y Banner

mesin digital printing – X / Y bаnnеr аdаlаh ѕраnduk tеgаk уаng mеnggunаkаn ‘kаkі’ ѕеbаgаі …