Home / Uncategorized / Kartu Kredit Dengan Berlimit Rp 1 Milyar?

Kartu Kredit Dengan Berlimit Rp 1 Milyar?

Mungkin ini adalah pembahasan yang paling ditunggu banyak pembaca soal kenaikan limit kartu kredit. Benarkah limit kartu kredit sanggup mencapai Rp 1 milyar? Kalau benar, bagaimana caranya? Apakah barangkali kalau telah mencapai Rp 1 milyar sanggup di-upgrade menjadi Rp 10 milyar, Rp 100 milyar apalagi Rp 1 triliun, dst? Kalau tidak benar, mengapa tidak sanggup terjadi dan apa alasannya bank tidak sanggup menaikkannya?

Jika tidak memungkinkan lalu mengapa banyak orang mengajarkan soal tingkatkan limit kartu kredit hingga Rp 1 milyar? Apakah itu penipuan atas nama ilmu pengetahuan? Semoga pembahasan kali ini mengimbuhkan pencerahan membuat kita semua.

 

Kartu Kredit Limit Rp 1 Milyar

Rumors yang menjelaskan bahwa kartu kredit sanggup berlimit Rp 1 milyar adalah pada fakta (fact) dan fiksi (fiction). Kalau dibilang tidak memungkinkan termasuk benar, dibilang memungkinkan termasuk benar. Masalahnya cuma satu, kalau memungkinkan bagaimana kita membuatnya memungkinkan dan kalau tidak memungkinkan apakah alasannya? Dalam lebih dari satu kasus memang memungkinkan dikarenakan tersedia orang yang kartu kreditnya berlimit Rp 1 milyar dan akan kita bahas kali ini.

Secara “konsep”, limit kartu kredit memang sanggup mencapai Rp 1 milyar apalagi lebih. Mengapa sanggup demikian? Karena kita berpatokan pada sistem perbankan yang menghendaki terus mencapai keuntungan. Bankir adalah orang-orang yang hebat apalagi licik. Kalau belum paham, silakan meluncur ke artikel pada mulanya di sini.

Ketika bank mengimbuhkan limit katakanlah telah mencapai Rp 100 juta, lalu kita pergunakan secara maksimal dan membayar tanpa tersedia penunggakan, bank akan tergiur untuk tingkatkan limit. Siapa yang tidak menghendaki keuntungan? Sistem inilah yang terjadi sepanjang ini dan terus kita nikmati hingga detik ini. Makanya kartu kredit kita yang awalnya cuma Rp 3 juta sanggup naik menjadi Rp 4 juta, akhir th. menjadi Rp 7 juta, Rp 50 juta, dst.

Ketika mencapai katakanlah Rp 200 juta, apakah barangkali akan terus naik lagi? Sudah pasti akan terus naik dikarenakan bank mencari keuntungan. Masalahnya cuma satu, “Apakah kita sanggup memakai secara maksimal limit kartu kredit yang telah diberikan oleh bank?” Pertanyaan inilah yang kudu kita jawab bersama-sama. Sebab pertanyaan ini menentukan seberapa tinggi limit kartu kredit yang sanggup kita raih.

 

Klausul Persetujuan dan Penggunaan Kartu Kredit

Ada banyak orang yang memakai kartu kredit tanpa tahu bersama tahu klausul persetujuan dan pemakaian kartu kredit. Padahal klausul layaknya itu penting. Kalau senang disederhanakan, klausul ibarat semacam panduan (guide), perjanjian (agreement) atau ketetapan syarat layanan (term condition of service). Di klausul layaknya inilah dicantumkan segala manfaat, benefit dan juga bermacam keputusan mengikat yang kadang kerap dianggap sepihak (hanya menguntungkan bank). Beberapa poin yang dianggap memihak bank layaknya ulah debt collector yang memaki-maki nasabah tanpa memakai nalar dan otak.

Padahal yang mengangkat telepon kadang bukan si nasabah melainkan sanggup orang tua, mertua atau anak kecil yang tidak tersedia hubungan serupa sekali. Kata-kata makian, jorok, kasar, aneh pun diperdengarkan. Secara hukum sanggup dituntut dikarenakan termasuk pasal penghinaan/teror/perbuatan tidak menyenangkan. Namun klausul perjanjian menjelaskan tersedia pengecualian agar kita tidak sanggup menuntut bank.

Klausul kartu kredit sanggup kita baca di belakang formulir aplikasi atau di buku panduan yang umumnya selamanya disertakan pada waktu kartu kredit disetujui pertama kali. Kalau di formulir aplikasi umumnya hurufnya amat kecil agar sebabkan kita malas membacanya atau perlu kacamata. Kadang ditambahkan tanda bintang (*) yang memang adalah poin penting yang kudu dimengerti terutama dulu.

 

Dalam salah satu klausul kerap dinyatakan bahwa:

Kurang lebih layaknya itu. Lalu apa dampaknya pada kenaikan limit kartu kredit Gestun Terdekat ? Sudah pasti ada. Artinya bank sewaktu-waktu sanggup menurunkan limit kartu kredit kita. Inilah yang kadang terjadi dan diprotes banyak nasabah. Padahal sebagai nasabah kita terikat pada klausul layaknya ini. Makanya tersedia orang yang tiba-tiba kartu kreditnya diblokir, dsb. Kita tidak berhak protes dikarenakan pemakaian kartu kredit sesuai keputusan main yang kita sendiri telah menyatakan persetujuan pada waktu menandatangani formulir aplikasi.

Atas basic inilah maka rumors kartu kredit sanggup naik menjadi Rp 1 milyar adalah fiksi (hayalan). Pada waktu kita telah miliki limit Rp 300 juta dan di dalam kurun waktu 3 bulan kita tidak pernah sanggup menggunakan limit Rp 300 juta (minimum 80%) setiap bulan, maka bank secara sepihak sanggup saja menurunkan limitnya menjadi Rp 200 juta.

Akan diturunkan terus kalau dianggap Rp 200 juta pun tidak sanggup kita pergunakan secara maksimal. Bank akan mengalihkan sisanya untuk nasabah lain yang jauh lebih perlu (baca: menguntungkan mereka). Sampai di sini Anda paham? Jadi kuncinya adalah memakai kartu kredit secara maksimal. Jika Anda sanggup menggunakan limit Anda maka bank akan terus menambahkannya apalagi mencapai Rp 1 milyar atau lebih.

Yang menjadi permasalahannya adalah: bagaimana kita sanggup menggunakan limit Rp 300 juta, Rp 500 juta, Rp 750 juta di dalam sebulan kalau memang tidak kita butuhkan? Di sinilah para mafia kartu kredit bermain yang kadang membodohi kita agar terus mengesek kartu kredit (gestun) atau ikut investasi ini dan itu agar limit kita sanggup terus dihabiskan agar bank terus mengimbuhkan limit. Memang benar bank akan mengimbuhkan limit, namun tahukah Anda berapa ongkos atau ongkos yang telah Anda habiskan untuk gesek tunai di lebih dari satu toko yang mengambil fee sekian persen?

Kita yang dimanipulasi oleh oknum-oknum spesifik untuk menghidupi segelintir orang. Begitu suatu hari telah mencapai Rp 1 milyar dan tidak sanggup kita pergunakan maksimal, akan langsung drop menjadi Rp 150 juta kembali. Ini adalah hak bank dikarenakan telah tersedia klausulnya layaknya itu. Bahkan di dalam lebih dari satu kasus bukan dikarenakan tidak maksimal pemakaian kartu namun sanggup dikarenakan keadaan ekonomi, politik keamanan, keraguan bank, dsb.

Jadi adalah omong kosong dan amat berbahaya kalau tersedia yang bilang atau mengajarkan kartu kredit sanggup kita naikkan limitnya hingga Rp 1 milyar. Memang benar, namun berapa besar ongkos yang telah Anda keluarkan sepanjang sistem berikut terjadi? Tidak sesuai dan cuma menguntungkan orang-orang yang mengajari Anda tersebut. Kelompok merekalah yang menempatkan perangkap gesek tunai, talangin kartu kredit, dsb. Kalau cuma untuk membayar fee 2,5% saja telah berapa ratus juta kita korbankan? Begitu tidak sanggup dinaikkan ulang otomatis langsung diturunkan bank secara sepihak apalagi sanggup dicabut kartu kredit kita.

 

Fakta Kartu Kredit Berlimit Rp 1 Milyar

Meskipun limit Rp 1 milyar adalah fiksi, namun tersedia termasuk faktanya. Kalau yang ini pasti Anda tidak dirugikan. Contohnya layaknya para pengusaha atau konglomerat papan atas Indonesia apalagi dunia. Apakah mereka senang cuma dikasih limit ratusan juta sedangkan mereka saja miliki bank (baca: saham) yang menerbitkan kartu kredit tersebut?

Tentu tidak bukan? Analis akan berpikir ulang ribuan kali sebelum memastikan besarnya limit kartu kredit untuk mereka. Yang tersedia tambah kartu kredit mereka sanggup berlimit tidak terbatas layaknya charge card layaknya kartu kredit agen 007 (James Bond). Agen 007 selamanya diberikan limit tidak terbatas dikarenakan kerjanya yang sibuk dan melintasi benua belum termasuk kudu mentraktir cewek-cewek cantik.

Tidak kudu menjadi pengusaha papan atas atau konglomerat. Tidak perlu kiat ini dan itu. Untuk miliki kartu kredit berlimit Rp 1 milyar sangatlah mudah. Anda tahu yang disebut bersama secured credit card? Anda mampir ke keliru satu bank penerbit kartu kredit, menempatkan deposito sebesar Rp 3 milyar dan jadikan itu sebagai jaminan atas penerbitkan kartu kredit Anda. Minta limit kartu kredit Rp 1 milyar maka 1.000% akan disetujui. Jangankah Rp 1 milyar, Rp 3 milyar pun akan disetujui kalau Anda memang beruntung. Dengan catatan bank berikut bukan bank kecil dan usaha bank tersedia di product kartu kredit. Inilah faktanya.

 

Gabungan Beberapa Kartu Berlimit Rp 1 Milyar

Mungkin yang diajarkan dan dimaksudkan oleh lebih dari satu orang bahwa kartu kredit sanggup naik limitnya hingga Rp 1 milyar adalah paduan berasal dari lebih dari satu kartu. Hal ini pasti saja memungkinkan dan adalah fakta. Cukup mempunyai 3 kartu berasal dari bank berbeda maka limit kartu kredit kita sanggup tembus Rp 1 milyar.

Jika satu bank saja mengimbuhkan limit Rp 340 juta, maka 3 kartu saja limit kartu kredit kita telah tembus Rp 1,2 milyar. Atau Anda miliki 10 kartu kredit berasal dari bank berbeda bersama limit minimal Rp 100 juta, Anda telah miliki kartu kredit berlimit Rp 1 milyar. Tentu ini adalah paduan berasal dari semua kartu.

About Pher jaya

Check Also

resep keripik bayam tidak berminyak

Resep Keripik Bayam Tidak Berminyak yang Pastinya Sehat

Resep Keripik Bayam yang Enak yang kaya Kandungan Bermanfaat yang terdapat pada sayur bayam adalah …