Home / Uncategorized / Cara Membuat Pakan Ikan Nila dari Dedak Secara Alami

Cara Membuat Pakan Ikan Nila dari Dedak Secara Alami

Cara membuat pakan ikan nila dari dedak – Bekatul diperoleh dengan cara menggiling sisa beras yang biasanya berwarna kecoklatan dengan bekatul dan memiliki bau yang khas. Umumnya dedak ini digunakan dalam campuran pakan lainnya. Makanan bekatul adalah makanan yang dikenal. Bekatul sendiri merupakan produk limbah dari pengolahan biji-bijian. Nilai gizi dedak mengandung protein kasar 13,5%, lemak kasar 0,6%, serat kasar 13,6% dan sisanya bahan kering. Hal ini menjadikan dedak sebagai pakan yang cocok untuk ikan nila. Nutrisi ikan berperan penting dalam proses pertumbuhan ikan. Pertumbuhan ikan dapat optimal jika jumlah, kualitas dan nilai gizi tumbuhan paku diperhatikan dengan baik.

Cara Membuat Pakan Ikan Nila dari Dedak

Bahan-bahan yang harus disiapkan :

  • 60 g tepung ikan
  • 44 g tepung terigu
  • 4 g tepung benawa
  • 16 g tepung jagung
  • bungkil kacang kedelai 20 g
  • 52 g dedak halus yang sudah digiling dengan menggunakan mesin giling sekam menjadi bekatul untuk pakan ternak.
  • 0,10 gram mineral
  • 3 gram vitamin

Cara membuat pakan ikan nila dari dedak :

  1. Campurkan semua bahan dalam mangkuk, aduk hingga rata.
  2. Selama pencampuran. Tambahkan air panas hingga 70-80% dari jumlah total campuran.
  3. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai merata menjadi adonan seperti pasta.
  4. Lalu masukkan adonan ke dalam mesin pelet. Jika Anda tidak memiliki mesin pelet, Anda dapat menggunakan penggiling daging atau kerupuk yang diameter atau diameternya bisa diatur sesuai keinginan yaitu -5 pasukan.
  5. Potong butiran sepanjang 2 cm dan keringkan. Sinar matahari atau oven kue dapat digunakan untuk mengeringkan.
  6. Saat pelet benar-benar kering, pelet siap digunakan.

Cara pemeliharaan pembudidayakan ikan nila

Setelah semua persiapan dan benih disebar di kolam, langkah selanjutnya adalah merawat ikan hingga menetas. Tiga hal terpenting dalam pemeliharaan budidaya ikan nila adalah penyediaan air, pemberian pakan dan pengendalian hama dan penyakit.

1. Pengelolaan air

Untuk memaksimalkan pertumbuhan budidaya ikan nila, kualitas air tambak juga harus dipantau. Kandungan oksigen dan pH air merupakan parameter yang menentukan kualitas air. Jika memungkinkan, kadar CO2, NH3 dan H2S juga dapat dipantau. Jika kandungan oksigen tambak berkurang, hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan aliran keluar air, memperlancar sirkulasi air. Jika terdapat banyak NH3 dan H2S dengan bau yang jelas tidak sedap di kolam, segera ganti airnya. Bagaimana cara membuang air kotor? ya, lalu tambahkan air baru. Pada kolam seluas 100 m2, atur debit air 1 liter per detik dalam kondisi normal.

2. Pemberian pakan

Pengelolaan pakan sangat penting dalam budidaya ikan nila. Biaya pakan merupakan faktor biaya terbesar dalam budidaya ikan nila. Berikan makanan berupa pelet dengan kandungan protein 20-30%. Anda juga bisa melakukannya sendiri seperti pada subbab di atas yaitu cara membuat pakan ikan nila dari bekatul. Seperti yang dibilang sebelumnya, sebaiknya kita sendiri yang membuat pelet ikan menggunakan mesin pelet ikan agar memudahkan biaya produksinya dan dijamin lebih aman. Seekor ikan mujair membutuhkan 3% dari berat tubuhnya untuk makan setiap hari. Makan bisa terjadi di pagi dan sore hari. Ambil sampel ikan nila secara acak setiap dua minggu dan timbang, lalu sesuaikan jumlah pakannya.

Perhitungan ransum pakan untuk budidaya ikan nila:

  1. Dalam satu tambak terdapat 10-20 gram ikan nila per ekor, total 1500 ekor.
  2. Berat rata-rata ikan adalah (10 20)/2 = 15 gram/ekor.
  3. Perhitungan makanannya adalah 15 x 1500 x 3% = 675 gram = 6,75 kg per hari.
  4. Periksa berat ikan setiap dua minggu sekali untuk menyesuaikan jumlah pakan.

3. Pengendalian hama dan penyakit

Seperti disebutkan sebelumnya, ikan nila adalah ikan yang tangguh. Penyakit pada ikan nila biasanya tidak terlalu memprihatinkan. Namun, jika budidaya ikan nila sudah intensif dan masif, risiko serangan penyakit harus diwaspadai. Penyebaran penyakit ikan sangat cepat, terutama pada jenis penyakit menular. Media transisi biasanya melewati air. Dengan demikian, dapat menjangkau dan menyebar ke satu atau lebih area tambak.

 

 

About Pher jaya

Check Also

AGEN PERMAINAN JUDI BOLA TERBAIK DI INDONESIA

Slot mpo¬†terpercaya ialah salah satu tipe game judi online terbaik di Indonesia yang akan membagikan …