Home / Uncategorized / Kisah Merintis Usaha Dari Nol Dari Gelandangan Hingga Sukses

Kisah Merintis Usaha Dari Nol Dari Gelandangan Hingga Sukses

Kisah merintis usaha dari nol banyak yang mengira bahwa pengusaha adalah jalur karir yang sangatlah gampang dan enak untuk dijalani. Sisi yang mereka lihat dari para entrepreneur ini hanyalah dari sudut pandang kesuksesan. Sedikit yang paham bahwa perjalanan yang ditempuh oleh para pebisnis sangat berat. Ada banyak dari mereka yang bahkan harus memulai dari nol.

Kisah Merintis Usaha Dari Nol

Dia adalah John Paul Dejoria yang berasal dari Amerika Serikat dengan total kekayaan mencapai 2,6 miliar USD (Rp36 triliun). Jauh sebelum menjadi pengusaha sukses, ia hidup menggelandang. Di usia 19 tahun ia harus pergi dari rumah untuk mencari pekerjaan kesana kemari. Bahkan pada usia 20 dia sudah mengalami pernikahan dan perceraian.

Saat itu hidupnya bekerja serabutan, apapun dilakukannya. Di mana, untuk memulai bisnisnya, ia pernah menjadi sales sampai pemulung pengumpul botol bekas. Saat itu dirinya memiliki tanggung jawab sebagai seorang ayah dari anak hasil pernikahannya.

Dejoria bersama anaknya sempat menjadi gelandangan selama beberapa tahun dan tidur di mobil karena tidak memiliki uang sama sekali. Bahkan untuk makan sehari-hari saja, ia harus mengemis di sebuah restoran. Beruntung ia punya banyak teman yang merasa kasihan dan memberikannya pekerjaan. Demi memenuhi kebutuhan anaknya, ia berpindah-pindah pekerjaan. Kendati demikian, ia masih belum mampu untuk membeli rumah dan akhirnya memilih hidup menjadi tunawisma.

Dejoria termasuk orang yang tekun dalam bekerja, sales shampo merupakan pekerjaan yang paling lama ia lakukan. Setiap harinya ia mendatangi satu rumah ke rumah lain untuk menawarkan produk shampo yang dijualnya itu. Keinginan untuk terlepas dari kehidupannya yang serba kekurangan itu membuatnya memberanikan diri membuka bisnis sendiri.

Berkat pengalaman dan pengetahuan yang didapatnya dari berjualan shampo dan menata rambut, Dejoria bersama temannya Paul Mitchell memulai usaha dari nol dengan mendirikan bisnis kecil-kecilan berupa salon serta produk perawatan rambut. Untuk memulai usaha ini, Paul melakukan pinjaman modal senilai 700 USD, Dejoria mendirikan perusahaan dengan nama John Paul Mitchell tahun 1980.

1. Melahirkan Produk Perawatan Rambut Ternama

kisah merintis usaha dari nol

Sejak saat itu, Paul Mitchell mampu berkembang pesat. Mereka berhasil untuk menjual aneka ragam produk perawatan rambut seperti shampo dan cat rambut, serta membuka beberapa usaha salon. Berdasarkan situs resminya, perusahaan ini memiliki ide dan inovasi di dunia kecantikan pada waktu itu, salah satunya adalah produk perawatan rambut ramah hewan. Maksudnya adalah tidak melibatkan hewan untuk dijadikan kelinci percobaan dari produk-produknya.

Sampai saat ini John Paul Mitchell telah menjadi salah satu perusahaan besar dunia yang memiliki lebih dari 100 produk kecantikan, terutama perawatan rambut. Bahkan perusahaannya sudah menyebar hingga 81 negara. Pendapatannya dari perusahaannya itu mencapai Rp. 14 triliun pada tahun 2017.

2. Mengembangkan Sayap ke Bisnis MinumBERan

kisah merintis usaha dari nol

Tidak puas hanya dengan membangun bisnis perawatan rambut, Dejoria lantas mulai ekspansi ke bisnis minuman yaitu Tequila. Di sinilah yang membuat kisah suksesnya makin inspiratif. Tahun 1989, bersama temannya bernama Martin Crowley berhasil menyulap pabrik penyulingan di Meksiko menjadi Patron Spirits Company yang dibelinya.

Dejoria optimis bisnisnya tersebut mampu menghasilkan produk minuman tequila dengan kualitas tinggi. Itu karena proses pembuatannya yang melewati beberapa tahap penyaringan. Hasil tequila yang dijual saat itu harganya 37 USD dan menjadi produk premium kalangan kelas atas. Bisnis Patronnya ini juga sukses besar yang mampu menjual lebih dari 2 juta botol dengan total keuntungan mencapai Rp. 3,5 triliun.

3. Kisah Merintis Usaha Dari Nol Membuka Sekolah Perawatan Rambut

kisah merintis usaha dari nol

Tidak ingin melihat pemuda-pemuda di luar sana mengalami nasib seperti ia dulu, Dejoria lalu mendirikan sekolah perawatan rambut bernama Paul Mitchell School. Di sekolah ini para murid diajarkan menjadi penata rambut profesional. Tidak hanya itu, sekolah tersebut juga memberikan beasiswa kepada anak-anak tidak mampu dan bantuan berupa uang santunan untuk biaya hidup.

Setiap tahunnya tercatat Paul Mitchell School menerima 10.000 murid. Setelah dinyatakan lulus, para murid ini akan mendapat predikat sebagai jebolan didikan sekolah perawatan rambut terbaik dunia. Dengan begitu, mereka akan mendapatkan pekerjaan di bidang ini lebih mudah.

Lewat kebaikan hatinya, Dejoria pun mendirikan badan amal yang ia namakan Peace Love Happiness Foundation. Kegiatan amal yang pernah ia lakukan salah satunya adalah penggalangan dana bantuan bagi korban tsunami Asia, tak terkecuali Indonesia.

Itulah tadi kisah nyata pengusaha sukses yang menginspirasi dalam kisah merintis usaha dari nol, mulai dari mantan gelandangan bernama John Paul Dejoria. Tentunya banyak hal dan nilai-nilai yang bisa kita petik dari kisahnya ini.

About Pher jaya

Check Also

Solusi Mudah Top Up Game dan Cara Membelinya Dengan Voucher UniPin

Sebagai gamers, pasti kamu punya beragam kebutuhan. Apalagi untuk urusan top up game kesayanganmu. Nah …