Home / Uncategorized / Cara Membuat Gula Semut Aren dari Gula Kelapa dan Nira Kelapa

Cara Membuat Gula Semut Aren dari Gula Kelapa dan Nira Kelapa

Gula semut merupakan gula yang terbuat dari gula kelapa ataupun nira dengan bentuk serbuk. Kalau gula kelapa kamu udah tau belum? Gula kelapa itu kalau di Indonesia biasanya sering disebut dengan gula jawa atau gula merah. Terus gimana sih cara membuat gula semut aren? Wah, kalian pasti penasaran banget yaa? Ini dia caranya

Cara Membuat Gula Semut Aren

cara membuat gula semut aren

Mungkin bagi kita, masih kurang begitu familiar dengan gula kelapa dalam bentuk serbuk atau bisa disebut gula semut. Padahal kalau kita menggunakan gula semut, akan jauh lebih praktis dibanding dengan menggunakan gula kelapa block atau cetak.

Proses pembuatan gula semut sendiri ternyata membutuhkan proses yang cukup panjang. Kamu penasaran bagaimana proses pembuatan gula semut? Yuk kita lihat cara membuat gula semut dari gula kelapa dan nira.

Membuat Dari Nira Kelapa

Sebelum membuat gula semut dari nira, tentu saja kita membutuhkan nira terlebih dahulu. Nira yaitu hasil dari penyadapan tandan bunga jantan, ingat bunga aren ya. Apabila kamu menyadap dari tandan bunga betina, hasil nira yang diperoleh bisa jadi tidak memuaskan, entah itu dari banyaknya dan atau kualitasnya.

1. Penyadapan Nira Aren

cara membuat gula semut aren

Tandan atau tongkol bunga jantan dapat kita sadap selama tiga hingga empat bulan, sampai tongkolnya habis atau menjadi kering. Selama penyadapan pada periode tersebut, awalnya kita akan memperoleh nira yang sedikit, tapi jumlahnya akan meningkat jika sudah pertengahan masa sadap.

Setelah sampai puncak atau pertengahan masa sadap, jumlah nira yang akan kita peroleh menjadi sedikit lagi seperti awal pertama menyadap.

Pohon aren yang subur juga akan sangt berpengaruh pada hasil penyadapan. Jika pohonnya subur, dalam satu pohon bisa menghasilkan beberapa tongkol bunga jantan dan betina dalam satu waktu. Pohon yang subur seperti ini akan lebih menguntungkan karena kita bisa menyadap beberapa tongkol bunga jantan sekaligus dalam sehari.

Selama masa penyadapan, kita bisa mendapat 4-5 liter nira dari satu tongkol bunga. Penyadapan dapat dilakukan sebanyak dua kali. Hal ini dapat tergantung juga dengan kesuburan pohon aren yang disadap.

Nah, untuk dapat membedakan yang mana bunga jantan dan bunga betina, kita bisa melihat dari panjangnya. Bunga jantan memiliki panjang sekitar 50 cm, sedangkan bunga betina memiliki panjang lebih dari bunga jantan, yaitu sekitar 175 cm.

2. Persiapan Penyadapan Nira Aren

Sebelum menyadap nira, ada beberapa hal yang sangat penting untuk kita lakukan supaya nira yang diperoleh hasilnya cukup banyak dan waktu menyadapnya cukup lama. Persiapan yang harus kamu lakukan yaitu terdiri dari pembersihan tandan dan bunga, serta memukul-mukul tandan.

Pembersihan tandan aren dilakukan ketika kulit bunga jantan belum pecah. Caranya yaitu dengan membersihkan ijuk yang ada di sekitar tandan, sekaligus kita bisa menghilangkan dua pelepah daun yang ada di atas dan bawah tandan bunga. Pembersihan tandan ini dilakukan untuk mempermudah pada saat proses penyadapan.

Setelah sekitar tandan sudah bersih, langkah yang selanjutnya adalah tandan diayun-ayunkan dan dipukul-pukul agar nira bisa keluar dengan lancar melalui pembuluh kapiler.

Pemukulan ini dilakukan menggunakan kayu dengan tenaga yang tidak terlalu kuat, atau pukulan yang ringan, dan pastikan tandannya tidak sampai terluka. Pemukulan ini dapat dilakukan berulang kali selama tiga minggu misal dengan selang waktu dua hari.

Jika sudah dilakukan pemukulan, untuk melihat apakah bunga jantan sudah menghasilkan nira atau belum, kita bisa melukai atau membabat tandan tersebut. Apabila ditoreh dan tandan belum mengeluarkan cairan, maka tandan perlu diayun-ayunkan dan dipukul-pukul lagi.

Tetapi, jika tandan yang kita lukai sudah mengeluarkan cairan, itu tandanya nira sudah siap untuk disadap. Kita tinggal memotong saja tandan tepat pada torehan yang sudah dibuat menggunakan sabit atau parang yang tajam.

Langkah selanjutnya, tempatkan wadah dari bambu yang sudah dibuat khusus untuk menampung nira tepat di bawah tandan yang sudah dipotong tadi. Atau, bisa juga diletakkan di ujung tandan yang sudah dipotong, dimasukkan sedikit ke dalam mulut bambu.

Setelah itu, ikat bambu menggunakan batang pohon aren atau pangkal tandan supaya tidak mudah bergeser dan kuat berada pada tempatnya.

Baca juga : Pusat Mesin Usaha Anda

3. Perhatikan Waktu Penyadapan

Penyadapan biasanya dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari, yaitu pada pagi hari dan juga sore hari. Jika kita menyadap pada saat sore hari, maka nira yang diperoleh akan diambil pada pagi hari berikutnya. Sebaliknya, jika kita menyadapnya sejak pagi, maka nira yang ditampung bisa diambil saat sore hari.

Setiap kita mengambil nira yang telah ditampung dalam bambu, tandan yang merupakan tempat keluarnya nira harus diiris dengan tipis. Gunanya perlakuan tersebut yaitu supaya saluran atau pembuluh kapiler pada tandan menjadi terbuka, sehingga nira akan keluar dengan lancar dan cepat.

Penyadapan tandan bunga jantan biasanya dapat dilakukan selama tiga hingga empat bulan sampai tandannya habis atau mengering.

Untuk wadah penampung nira, sebaiknya menggunakan bumbung yang terbuat dari bambu petung atau bambu ori. Hal ini karena ukuran bambu tersebut lebih besar, sehingga akan dapat menampung nira dengan jumlah yang banyak.

4. Pemanasan Nira Aren

cara membuat gula semut aren

Karena nira mudah sekali terfermentasi, maka kita harus segera mengolahnya setelah diambil dari pohon. Nira harus segera diolah maksimal 90 menit setelah dikeluarkan dari bumbung atau wadah bambu.

Nira dimasukkan ke dalam wadah berupa wajan besar untuk segera dipanaskan atau direbus, tetapi saat proses dimasukkan ke dalam wajan, sekalian dilakukan penyaringan, supaya jika ada kotoran tidak ikut saat dipanaskan.

Pemanasan nira ini dilakukan selama 1 hingga 3 jam, lama waktu ini tergantung dari banyaknya nira yang dipanaskan. Di saat proses pemanasan, nira harus diaduk terus sampai mendidih.

Jika muncul buih saat pemanasan, maka buih di permukaan tersebut harus dibuang supaya hasil gula aren memiliki warna yang tidak terlalu gelap, lebih kering, dan juga tahan lama.

Setelah warna coklat nira menjadi pekat dan mengental, kemudian api dikecilkan, setelah 10 menit, wajan diangkat dari tungku api. Dan nira yang pekat diaduk secara perlahan hingga terjadi pengkristalan.

5. Pengadukan Nira Kental

Setelah nira kental mengkristal, lakukan lagi pengadukan dengan lebih cepat sampai terbentuk serbuk yang kasar. Serbuk kasar inilah yang disebut dengan gula semut setengah jadi, karena biasanya kadar airnya masih ada di atas 5%.

6. Penggilingan Gula Semut Setengah Jadi

Gula semut setengah jadi selanjutnya digiling menggunakan mesin penggiling untuk mengecilkan ukuran serbuknya dan menghilangkan gumpalan – gumpalan gula.

7. Pengayakan Gula Semut

Setelah penggilingan, kemudian gula semut diayak sesuai dengan ukuran yang kita inginkan. Biasanya, pengayakan dilakukan memakai ayakan dengan ukuran 10 mesh, 12 mesh, atau untuk hasil yang lebih halus digunakan ukuran 20 mesh dengan kadar air bisa kurang dari 3%.

Supaya bisa diperoleh tiga tingkat kehalusan tersebut, gula semut yang sudah digiling tadi diayak menggunakan ayakan dari ukuran yang paling besar terlebih dahulu, yaitu 10 mesh. Setelah itu baru gula semut yang masih lolos ayakan 10 mesh, diayak kembali menggunakan ayakan dengan ukuran 15 mesh, dan kemudian 20 mesh,

Gula semut yang tidak lolos ayakan ukuran 10 mesh disebut dengan gula reject. Gula semut yang di-reject tersebut kemudian dimasak kembali hingga meleleh dan dicetak menjadi gula merah utuh.

 

Wah, cukup panjang juga ya ternyata pembahasan kita kali ini tentang cara membuat gula semut aren. Gula semut ini banyak di jumpai di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jika kamu ingin melihat proses pembuatannya secara langsung, kamu bisa kesana. Atau kamu bisa membelinya di toko online. Jika kamu ingin membuatnya, kamu bisa menggunakan mesin gula semut. Selamat mencoba!

About Pher jaya

Check Also

Tips Sukses Usaha Roti

Tips Sukses Usaha Roti

Tips sukses usaha roti – Roti adalah salah satu makanan berbahan dasar tepung yang paling …