Home / tanaman / 4 Jenis Jenis Padi Unggul Yang Menghasilkan Beras Berkualitas Dan Enak

4 Jenis Jenis Padi Unggul Yang Menghasilkan Beras Berkualitas Dan Enak

Jenis jenis padi unggul berkualitas yang menghasilkan beras melimpah. Varietas benih padi bukan satu-satunya hal yang perlu Anda perhatikan saat ingin memilih benih padi.

Pertimbangkan juga jenis sawah dan hasil panen yang diinginkan. Bentuk beras juga perlu Anda perhatikan. Berikut ini cara memilih benih padi yang benar agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Pilih Berdasarkan Varietas Padi

jenis jenis padi unggul

Ada banyak jenis jenis padi unggul yang telah dikembangkan oleh pemerintah. Setiap benih mempunyai keunggulan dan karakteristik tersendiri. Berdasarkan asal, cara perakitan dan metode perbanyakan benihnya, varites padi dibagi menjadi tiga kelompok. Berikut ini detail singkat mengenai varietas tersebut!.

1. Varietas Padi Lokal

padi asli asal suatu daerah. Varietas padi lokal atau tradisional merupakan varietas padi asli yang berasal dari suatu daerah. Varietas padi ini hanya cocok di daerah asalnya karena membutuhkan kondisi khusus untuk tumbuh.

2. Varietas Hibrida

padi unggul dari rekayasa biologi. Varietas padi hibrida berasal dari rekayasa biologi atau persilangan dua atau lebih jenis padi. Hasil panen varietas hibrida bisa sampai dua kali lipat padi lokal. Namun, kualitas panennya akan jauh berkurang jika berasal dari tanaman turunannya.

3. Varietas Unggul

padi penghasil nasi yang enak. Varietas padi unggul memiliki daya panen yang tinggi, juga tahan hama. Beras yang dihasilkan pun berkualitas baik sehingga nasinya enak.

Tentukan  Jenis Sawah Dan Hasil Panen

Saat memilih benih padi, tentukan benih sesuai jenis sawah dan hasil panen yang Anda inginkan. Hal ini agar Anda bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal.

1. INPARA atau INBRIDA

Benih padi INPARA, Cocok dikembangkan di daerah rawa INPARA atau INBRIDA  Padi Rawa di buat untuk mengatasi budidaya di lahan rawa. Lahan rawa yang berupa genangan air biasanya mempunyai tingkat kemasaman tanah yang tinggi.

Tanahnya kurang subur dengan kandungan konsentrasi besi yang cukup tinggi pula. Berikut ini beberapa varietas padi INPARA yang telah dilepas oleh pemerintah melalui Kementerian Pertanian.

1. INPARA 8 Agritan

mampu menahan serangan hawar daun bakteri. Setelah semai, Anda bisa mulai memanen pada umur 115 hari dengan rata-rata hasil panen 4,7 ton per hektar. Namun, benih padi ini cukup rentan terhadap serangan wereng batang cokelat.

2. PURWA

tahan dari empat jenis penyakit. Varietas dengan tekstur nasi seperti ketan ini memiliki masa 121 hari setelah masa semai. Potensi panennya sebesar 4,9 ton per hektar. Menariknya, benih padi ini sedikit toleran dengan cekaman salinitas fase vegetatif dan genangannya.

Baca Juga : Ampuh Atasi Berbagai Penyakit! Ini Manfaat Daun Pepaya Jepang Bagi Kesehatan

2. INPARI

INPARI atau Inbrida Padi Sawah Irigasi sangat cocok dibudidayakan di lahan persawahan biasa. Tingkat homozigositasnya atau kemurnian galur padinya sangat tinggi karena melalui proses penyerbukan sendiri. Berikut beberapa benih padi unggul yang diluncurkan pada 2019 dan 2020.

1. INPARI 48 Blas

nasi pulen, panen berlimpah. Benih padi unggul ini memiliki umur tanaman 121 hari setelah semai. Penanamannya dianjurkan pada ketinggian 0–600 mdpl dengan potensi panen hingga 9,13 ton per hektar. INPARI 48 Blas rentan serangan WBC populasi lapang Sukamandi dan virus tungro inokulum Garut dan Purwakarta.

2. INPARI 45 Dirgahayu

cocok ditanam pada dataran rendah. Umur tanaman benih ini adalah 116 hari setelah semai. Tekstur nasinya pulen dengan rata-rata hasil panen mencapai 7,1 ton per hektar. Tanaman ini agak tahan terhadap penyakit tungro inokulum Purwakarta, tetapi cukup rentan terhadap virus tungro inokulum Garut.

3. INPAGO

Padi INPAGO adalah singkatan dari Inbrida Pagi Gogo. INPAGO adalah pilihan tepat untuk lahan persawahan di daerah kering dengan curah hujan rendah. Benih ini juga sangat cocok untuk daerah berlereng yang kurang mampu menampung air dalam jangka waktu lama. Di bawah ini beberapa varietas benih padi unggul.

1. INPAGO 13 Fortiz

Bulir padinya mengandung protein sebesar 9,83%. Umur tanaman ini 114 hari setelah semai dengan rata-rata hasil panen mencapai 6,53 ton per hektar. Uniknya, kandungan Zn pada beras pecah kulitnya mencapai 34 ppm. Benih padi ini cocok untuk ditanam pada lahan kering subur dan lahan kering masam dataran rendah hingga 700 mdpl.

2. INPAGO 12 Agritan

Benih ini dapat ditanam pada lahan kering subur. Umur tanaman ini mencapai 111 hari setelah semai. Rata-rata hasil panennya mencapai 6,7 ton per hektar. Benih ini mampu menoleransi aluminium dan kondisi kekeringan pada lahan persawahan. Tak hanya itu, benih dapat ditanam di lahan kering masam dataran rendah hingga ketinggian 700 mdpl.

4. HIBRIDA atau HIPA

HIPA atau Hibrida Padi berasal dari persilangan dua varietas padi yang berbeda secara genetik. Dengan seleksi induk yang ketat, benih padi HIPA memiliki sifat yang lebih unggul. Benih padi HIPA menghasilkan panen lebih banyak dan dapat ditanam di berbagai jenis lahan. Berikut contoh benih padi unggul HIPA.

1. HIPA Arize 86

agak tahan terhadap wereng cokelat dengan hasil berlimpah. Umur tanaman padi ini adalah 155 hari setelah semai dengan hasil rata-rata sebesar 9,54 ton per hektar. Varietas ini juga agak tahan terhadap penyakit HDB fase vegetatif. Potensi produksi benih F1 (hasil persilangan tetua unggul) yang dapat dihasilkan adalah 2,72 ton per hektar.

2. HIPA 21

benih padi unggulan dengan umur lebih singkat. Umur tanaman ini mencapai 113 hari setelah semai. Hasil rata-rata yang didapatkan mencapai 8,99 ton per hektar. Tanaman padi ini agak tahan terhadap serangan hama wereng cokelat. Potensi produksi benih F1 yang dapat dihasilkan adalah 2,94 ton per hektar.

Itulah beberapa jenis jenis padi unggul yang sudah kami rekomedasikan sesuai kondisi dan hasil yang anda inginkan. Masih ada banyak lagi varietas benih padi unggul yang bisa anda coba. Hal yang perlu di perhatikan saat memilih benih padi yaitu sesuaikan dengan hasil yang ingin anda inginkan.

Dengan memilih benih padi yang tepat hasil penan yang di peroleh juga bisa maksimal. Saat masa panen anda juga butuh alat untuk merontokan padi dengan cepat, anda bisa mencoba Alat perontok padi  yang bisa memudahkan anda dalam memanen padi.

About Pher jaya

Check Also

perhitungan usaha keripik pisang

Perhitungan Usaha Keripik Pisang Cocok untuk Para Pemula

Perhitungan Usaha Keripik Pisang – Keripik pisang yaitu camilan keripik yang banyak disukai oleh berbagai …