Home / masakan / Cara Membuat Opor Telur Yang Enak, Sedap Dan Simple

Cara Membuat Opor Telur Yang Enak, Sedap Dan Simple

Cara membuat opor telur dengan rasa yang enak dan sedap, anda bisa menikmatinya dengan sepiring nasi hangat dan tambahan kerupuk agar semakin nikmat. Sebagai tips, selain krecek anda bisa menambahkan bahan pelengkap lainnya agar semakin sedap dan spesial.

Mengenal Opor

Cara Membuat Opor Telur

Apa masakan yang identik dengan Lebaran? Selain ketupat, tentunya ada opor yang selalu jadi lauk andalan. Opor berasal dari tanah Jawa, tepatnya daerah Jawa Tengah. Rasanya manis dan gurih dengan dua pilihan warna kuah, yakni kuning dan putih. Opor hampir sama seperti gule, yakni kuahnya cenderung encer. Bahan yang dipakai biasanya ayam, telur, tahu, dan tempe.

Bumbu opor terbilang banyak, meski tidak sebanyak kari atau gulai. Selain bumbu utama di atas ada ketumbar, kemiri, jinten, lada, daun salam, gula, dan kayu manis. Kalau mau buat opor berkuah kuning, tambahkan kunyit pada daftar bumbu tersebut. Opor biasa dihidangkan dengan ketupat, sambal ati, dan sayur labu siam.

 

Cara Membuat Opor Telur

Cara Membuat Opor Telur

Bahan-bahan :

  • 6 butir telur ayam
  • 1 batang serai
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 cm lengkuas
  • 50 gram krecek
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 500 ml santan yang diambil dari 1/2 butir kelapa
  • 2 lembar daun salam
  • Minyak goreng secukupnya

Baca Juga : Spesifikasi Alat Perebus Telur

Bumbu yang dihaluskan :

  • 3 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri yang sudah disangrai
  • 1 sdt ketumbar
  • 2 cm kunyit yang sudah dibakar
  • 8 butir bawang merah
  • 1/4 sdt jintan

Cara Membuat Opor Telur :

  1. Pertama-tama, silakan didihkan air dalam panci. Lalu rebus telur yang telah anda sediakan hingga matang (anda juga bisa menggunakan alat perebus telur supaya lebih mudah). Setelah matang angkat dan kupas. Lalu anda bisa menggorengnya hingga telur berkulit. Jika sudah, sisihkan terlebih dahulu.
  2. Selanjutnya, silakan memarkan serai dan lengkuas. Lalu sisihkan.
  3. Haluskan bumbu halus seperti yang sudah disebutkan di atas.
  4. Setelah semua bahan siap, anda bisa langsung mengolah opor telur. Silakan sediakan wajan dan tuangkan minyak goreng sebanyak 2 sendok makan untuk menumis.
  5. Lalu panaskan minyak goreng tersebut. Panaskan minyak goreng hingga meletup-letup. Selanjutnya, masukan bumbu yang telah anda haluskan bersama dengan lengkuas, serai, daun jeruk dan daun salam. Aduk merata hingga matang dan harum.
  6. Setelah seperti itu,  silakan ambil santan yang telah disediakan. Masukan ke dalam tumisan bumbu. Aduk merata hingga santan menjadi mendidih. Ketika memasaknya anda harus sambil mengaduk-ngaduk santan supaya tidak pecah.
  7. Kemudian, masukan telur yang sudah anda goreng ke dalam rebusan santan. Aduk kembali hingga merata.
  8. Anda juga bisa menambahkan bahan pelengkap lainnya agar opor telur semakin nikmat. Anda bisa menambahkan krecek ke dalam sajian opor telur ini. Aduk-aduk hingga merata.
  9. Selanjutnya tambahkan bumbu-bumbu seperti merica bubuk, garam, serta gula pasir. Aduk-aduk kembali hingga merata dan bumbu menjadi larut.
  10. Masak opor telur ini dengan menggunakan api sedang. Anda bisa terus mengaduknya sampai sajian opor telur ini matang dan kuahnya mengental.
  11. Setelah matang,  silakan angkat dan sajikan pada tempat saji yang sudah anda sediakan sebelumnya. Terakhir, anda bisa menyajikannya di meja makan untuk menu makan yang lebih nikmat.

 

Tips menyimpan Opor

1. Panaskan Opor Sebelum Disimpan

Salah satu hal yang membuat opor mudah basi adalah karena santan yang digunakan tidak dimasak dengan baik alias masih belum matang.

Santan tersebut bisa membuat sajian opor mu mudah basi. Agar sisa opor lebaran tidak mudah basi, maka panaskan opor sebelum disimpan.

Untuk memanaskannya, gunakan api sedang saja agar santan tidak pecah. Sesekali, opor harus diaduk. Panaskan opor selama kurang lebih 15-20 menit atau sampai mendidih betul sehingga santan menjadi benar-benar matang.

2. Simpan di Wadah Kedap Udara

Ada dua pilihan saat menyimpan opor, tapi tak ingin memasukkannya dalam kulkas, yakni simpan dalam panci atau wadah kedap udara. Setelah dipanaskan hingga mendidih, bisa menyimpan opor di panci atau memindahkannya ke dalam wadah kedap udara.

Tapi ingat, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Hindari menutup panci atau wadah kedap udara saat opor masih panas. Tunggulah hingga opor dingin terlebih dahulu, baru menutupnya hingga rapat. Hal ini mencegah terjadinya embun pada bagian penutup yang bisa menyebabkan opor mudah basi.

Jika menggunakan wadah kedap udara, pastikan wadah tersebut bersih dan kering sehingga tidak menyebabkan bakteri timbul di dalamnya.

3. Simpan dalam Kulkas

Opor yang disimpan dalam wadah kedap udara jika dimasukkan ke dalam kulkas akan lebih tahan lama. Daya tahannya bisa bertahan hingga 1-2 hari.  Akan lebih baik lagi jika opor disimpan dalam freezer karena bisa bertahan hingga seminggu lamanya.

Jika tidak ada wadah kedap udara, bisa juga  memasukkannya ke dalam plastik dan ikat dengan rapat, baru kemudian simpan dalam freezer. Saat akan dipanaskan, biarkan dalam suhu ruangan terlebih dahulu hingga mencair kira-kira selama satu jam.

About Pher jaya